Keesokan harinya, tanggal 12 Mei 2012. Aku menanyai salah seorang sahabatku apakah dia lupa dengan tanggal ulang tahunku. Ia mengatakan bahwa ia tidak lupa ulang tahunku, hanya saja semua alat komunikasinya hilang entah dimana. Alasan itu dapat aku terima. Sahabatku yang lain mengatakan bahwa ia ingin mengucapkan selamat ulang tahun tepat di akhir tanggal 11 Mei, namun ternyata ia terlupa. Dan alasan itu juga aku terima karna aku percaya pada sahabat-sahabatku.
Hari itu aku pikir akan berlalu begitu saja, namun tak begitu kenyataannya. Sore itu aku pergi memenuhi undangan pesta pernikahan Oom salah seorang sahabatku. Sahabatku itu sangat ngotot menyuruh aku untuk datang karena sahabat-sahabatku (di MTsN) yang lain sudah menungguku di sana. Tak ada kecurigaan apa pun dalam pikiranku. Aku hanya datang seolah biasa.
Namun sesampainya di sana, di depan sahabat-sahabatku.Ntah mengapa tiba-tiba ada rasa kecewa yang muncul, rasa kecewa yang ingin ku tumpahkan lewat air mata. Apalagi ketika seorang sahabatku itu membicarakan tentang ulang tahunku. Untung saja air mata itu tetap mempertahankan keadaan diamnya. Tanpa ku sadari, salah seorang sahabatku pergi untuk beberapa saat. Dan setelah beberapa lama ia pergi, ia datang bersama sebuah kue ulang tahun lengkap dengan lilin berangka 20. Aku terkejut, senang, sekaligus malu. Aku malu, karena itu bukan acara aku, tapi acara kondangan orang,eh malah aku yang merayakan ulang tahun di sana. Ulang tahun di kondangan orang. Ini benar-benar pengalaman baru yang mengejutkan sekaligus menyenangkan.

Aku sangat senang. Terima kasih Sahabat. Love You :*